Aku surat hati

dear my ... yang di sana.
dulu kita sering main bareng, ketawa-ketwi seru deh rasanya
ngehabisin watu bersama sama kamu itu rasanya takut-takut bahagia.
takut suatu saat pasti akan kehilangan kamu, tapi bahagia saat deket sama kamu.
dari dulu ku sudah bayangkan dan prediksi akan terjadi seperti ini.
dimana kita tak bisa bertemu, sedih memirkan masalalu yang terlalu bahagia untuk dilupakan.
kangen ketika canda, tawa, marah, serius, kocak, sharing, berbagi, tolong-menolong,
meneduhkanmu saat hujan, mengajakmu ngobrol saat di jalan, tak menghitug harta walau tak sama, tak ingat waktu walau sudah berganti hari, tak ingat tempat, tak tau siapa, dimana, tak tau lelah.
dan masih banyak lagi yang harus ku ungkapkan namun tak tersurat hanya tersirat.
entah tak tahu aku haus bilang apa, tapi semua itu akan terjadi dalam waktu dekat ini

dear my ... yang di sana, bodohnya aku bila ku tau akan seprti ini,
kenapa aku harus kenal kamu, deket sama kamu, bahkan bahagia bersamamu.
namun ini lah resiko yang ku ambil dan jalan yang ku tempuh, aku rela mendapatkan 4tahun kebahagiaan ku bersamamu dan ku lepaskan kau bahagia tanpaku.
di luar sana saat kau tak brsamaku, pasti lebih banyak kebahagiaan yang kau dapat.
bersama dia, Dia, dIa, diA, DIa, dIA,  dan dia, di dia...
entah berapa dia disana, dan mungkin diantara dia dia dia tidak ada salahsatunya adalah aku.
mungin aku terlalu PeDe da GeeR alias ngarep untuk menjadi salasatu dari dia dia dia. heheh

dear my... yang di sana,
maaf mungkin aku tidak terlalu berguna dalam hidupmu, yang hanya menjadi beban,
duka nestapa, kesedihan, amarah dan murka. itu semua karena kebodohan dan ketololanku
andaikan ku bisa membalas dan tuhan memberikanku kesempatan, sekarang hingga waktu nanti,
akan ku lakukan. namun ada satu yang mungin tak bisa di miliki orang selain ku.
aku setia, dan akan disini hingga kapanpun, di manapun aku masi di sini. dibalik kebodohan dan
semua kekuranganku, aku adalah aku, dan aku akan menjadi lebih baik, terbaik, yang sangat baik
buat kamu saat itu.

dear my... yang di sana. semoga tulisan ini bisa menyampaikan rasa ku padamu
walau kata-kata tak bermakna, tak memiliki arti dan isi, melainkan ini ku curahkan dari hati
atas apa yang terjadi dalam waktu dekat ini. kebahagiaan itu mukin tak akan terulang kembali
walau kita kan bertemu lagi, namun semua itu akan segera pergi dan tak bisa kembali.
waktu terus bergulir tanapa henti, mengisi hari-hari menunggu saat kau pergi
dan mengisi hariku tanpamu disini, sering Tuhan dan alam menjadi tumbal dari semua ini.
namun ku cukup tau diri, siapa sebenarnya aku ini. hanya seonggok daging yang memiliki nadi
yang memiliki otak dan dan hati. otakku berfikir dan mengingat akan apa yang terjadi, serta kebahagiaan dan sedih adalah pekerjaan hati, melalui darah yang mengalir lewat urat nadi.

dear my ... yang di sana
no more words for you... I miss you
terimakasih telah menjadi ... selama ... ini.


By: Dewa & Tara

*_^ curcolku buat bulan ini yang... (liat waktunya bagi yang ngerasa)
** buat yang lain, boleh pake. tapi semoga jangan sampe deh, kalau sampe mau pake ini juga berarti kita senasib dong. wkwkwk

Komentar

Postingan Populer