Gagal maning!!!

Coy coy.. Gua ga bisa pendadaran maret ni coy, padahal batas ahir untuk wisuda periode ini tanggal 31 pendadaran. Duh coy, gua emang goblok banget ya! Goblok bener2 dah! Astaghfirullah. Udah lah gua ga usah meratapi yang udah gua lakuin kemarin, seperti kata pak kiyai luthfi "jangan berandai2, kesannya menolak takdir, Alloh ga suka itu" (kcb1) hihihihi.
Paham ga?!
Sebenernya tadi tu aku mau ngomong "ngapain aja ya dulu?? Sampai setahun ga ngelarin skripsi. Padahal gampang segampang-gampangnya. Coba dulu.. (Bla bla bla)" nah kata2 pengandaian kaya gitu itu salah. Dan ditegaskan dengan perkataanya kiyai Luthfi itu. Sebenernya ada hadits dari rasulullah mengenai hal itu. "...فإنّ "لو" تفتح عمل شبطان" haditsnya ga lengkap, sori ya. Itu cuma potongan aja yang menunjukkan bahwa perbuatan berandai-andai itu dibenci dan ga bagus untuk dilakukan. Tolong cari hadits lengkapnya lagi dan dihafalin ya. Jangan niru aku, yang cuma hafal sepotong kecil. Supaya lebih sempurna dan barokah.

Lanjut lagi..
Trus apa dong yang harus gua lakuin sekarang?!! Tetep ikhtiar, lakuin semaksimal mungkin. Emang tubuh gua dan emosi gua begini, ya terima dan syukuri aja, semoga bener dan barokah. Kalaupun salah ya diakui, dibenerin, diperbaiki, dijaga biar ga diulangi lagi, alias tobat nasuha. Trus jangan lupa sabar, cool down, pangerten, eling lan sumringah (tetep mengingat dan senyum), dibikin positif aja biar ga edan! dilemesin aja ikuti alur, arus, dan aturannya aja. Jangan lupa doa, lu cuma hamba shob! Yang terdiri dari beberapa cairan darah, gumpalan daging, dan batangan tulang, yang lu hidup karena lu punya jiwa, perasaan, dan pikiran, yang berasal dari sebercak cairan yang dinamai mani yang kemana2 bawa pipis dan tai. Ga usah sombong! Semua karunia dan apa yang ada pada diri lu itu karena pemberian serta izin dari Alloh, yang elu ga tau ilmunya kenapa setiap orang diberi oleh Alloh hal yang berbeda2. Syukuri aja!!! Trus yang terahir tawakkal, pasrah, berlepas diri kepada Alloh dengan hasil yang akan lu dapetin nanti. Srbenernya gua agak bingung urutannya, antara sabar atau tawakkal dulu. Tolong koreksinya ya.

Dari apa yang gua paparkan diatas, sebenernya bertujuan untuk meredam diri supaya ga terjerumus pada hal2 yang ga bermanfaat bahkan salah arah. Ga bisa dipungkiri, kita selalu salah arah dan melakukan hal2 yang tidak bermanfaat, tapi kenyataanya kita itu manusia yang tinggal di dunia. Apa kaitannya manusia dengan dunia??! Manusia adalah mahluk yang mempunyai otak dan hati, ilmu dan nafsu, yang kedua hal tersebut mempengaruhi kehidupan dunia. Ibaratkan saja nafsu adalah hewan, sedangkan ilmu adalah malaikat. Bila manusia berjalan sesuai dengan hawa nafsunya berarti dia sama saja seperti hewan, kemudian bila manusia berjalan sesuai ilmunya berarti dia sama saja seperti malaikat. Dominan pada satu hal dari dua tersebut salah, yang benar adalah menyatukan kedua hal tersebut. Kamu memiliki ilmu yang bermanfaat kemudian gunakan nafsu mu untuk melakukannya berkali kali dan terus menerus. Tapi hati2 bila ilmu yang kamu pakai salah dan menggunakan hawa nafsumu maka kamu akan benar2 terjerumus. Nah fungsi dunia adalah memfasilitasi keduanya. Kamu akan mendapatkan semua yang kamu butuhkan utuk melakukan apa yang kamu inginkan. Antara kebaikan atau keburukan. Dan dunia ini fana, nyata tapi tidak selamanya. Jadi kesimpulannya adalah, jangan sombong. Semoga kita bisa melakukannya dengan baik dan benar. Amiin

Komentar

Postingan Populer