The legend

Apa sebenarnya hidup ini? Baru kurasakan kemarin ditimangnya ku digendongnya, kemudian diajarkan semua pengetahuannya, dicontohkan bagai mana cara kerjanya.. Pah, aku kangen dimarahi bapak, rindu rasanya mendengar suara mu pah.. Melihat senyummu yang tulus dan ikhlas, melihat keringatmu yang tak henti bercucuran, melihat kegigihanmu melakukan segala kebaikan,

Alloh Ya Robb terimakasih Engkau telah memberiku bapak yang sangat ku sayangi, kini kami mengerti bagaimana perjuangan seorang lelaki dalam keluarga, tidak kenal lelah tidak kenal letih, tak pernah ngeluh bahkan kufur akan segala nikmatmu. Menurut kami, dia selalu memujimu diwaktu dia sedang ditimpa musibah, kami selalu meremehkan beberapa perilakunya, tapi sekarang kami tau jawabnya. Sungguh mulia perangainya sungguh baik pekertinya. Ya Alloh saya sebagai anak dari bapak tersebt  bertekat untuk menjadi seorang yang lebih baik dari dia, maka bantulah hamba Ya Alloh supaya menjadi insan yang Engkau cintai dan ridhoi, tanpa se izin dan ridho -Mu hamba hanyalah kayu yang disandarkan, berdiri sendiri tidak memiliki daya dan upaya, karena semua itu hanya milik -Mu Ya Robb ku.

Pah, hari ini ku doakan mu supaya kau tenang di sana, menikmati masa2 penantianmu dengan rasa suka cita, kini tinggal lah kami di sini menunggu waktu itu tiba, semoga kami dapat menjadi calon mayit yang bermutu tinggi, mampu menjalankan segala kewajiban dan kebaikan dengan rasa takut hanya kepada Alloh dengan tuntunan yang sebagaimana Rosululloh ajarkan, seperti katamu tempo hari. Bila ku jadi mayit nanti semoga kita bisa dipertemukan kembali di surga -Nya bersama para Nabi, Sahabat, dan Orang2 Shalih menikmati kenikmatan yang haqiqi selamanya, Amiin.

Hari ini ku ikrarkan bahwa bapak tersebut bapak saya, itu saja.

Komentar

Postingan Populer